Dan Kami menyatakan kepada Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan melakukan kerosakan di bumi (Palestin) dua kali, dan sesungguhnya kamu akan berlaku sombong angkuh dengan melampau.
Hakikat Al Quran berkenaan Yahudi
- Isu Yahudi akan sentiasa bermain dalam kehidupan umat Islam
- Kaum Yahudi akan membuat kerosakan di muka bumi sebanyak dua kali, pada zaman ini (zaman Nabi Muhammad swt) dan kesombongan / keangkuhan yang besar.
- Apabila datang janji kerosakan yg pertama, kami menghantar hamba-hamba yang soleh
- Peristiwa kedua, Nabi menghalau mereka dari Madinah. Kemudian, Allah berikan kemenangan kepada Yahudi, byk harta & anak2, dan mendapat paling banyak mendapat sokongan
- Jika kamu berbuat jahat, kamu berbuat baik pada dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat, jahat itu berbalik kepada dirimu sendiri.
- Apabila datang janji kedua, mereka yg akan mengalahkan kamu, kumpulan yg pernah mengalahkan kamu, dan akan masuk masjid Aqsa itu seperti pertama kali pertama masuk dgn kemuliaan / penuh kekuatan. seperti masuknya Umar Al Khattab. Mereka akan hancurkan tentera2 kamu. Mereka akan memburukkan wajah kamu. Mudah-mudahkan
Maka apabila sampai masa janji (membalas kederhakaan kamu) kali yang pertama dari dua (kederhakaan) itu, Kami datangkan kepada kamu hamba-hamba Kami yang kuat gagah dan amat ganas serangannya lalu mereka menjelajah di segala ceruk rantau (membunuh dan membinasakan kamu); dan (sebenarnya peristiwa itu) adalah satu janji yang tetap berlaku.
Jika kamu berbuat kebaikan, (maka faedah) kebaikan yang kamu lakukan adalah untuk diri kamu; dan jika kamu berbuat kejahatan, maka (kesannya yang buruk) berbalik kepada diri kamu juga. Oleh itu, apabila sampai masa janji (membalas perbuatan derhaka kamu) kali kedua, (Kami datangkan musuh-musuh kamu) untuk memuramkan muka kamu (dengan penghinaan dan keganasannya); dan untuk memasuki masjid (BaitulMaqdis) sebagaimana mereka telah memasukinya pada kali yang pertama; dan untuk menghancurkan apa sahaja yang mereka telah kuasai, dengan sehancur-hancurnya.
Mudah-mudahan Tuhan kamu akan mengasihani kamu (kalau kamu bertaubat); dan jika kamu kembali (menderhaka), maka Kami pula akan kembali (menyeksa kamu di dunia); dan kami telah jadikan neraka: penjara bagi orang-orang kafir (pada hari akhirat).
111. (Ingatlah) pada hari (ketika) setiap orang datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi setiap orang diberi (balasan) penuh sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).
- Semua kasih sayang & hubungan silaturahim akan terputus pada hari akhirat kerana masing-masing sibuk dengan urusan sendiri dan akan hanya menyelamatkan dirinya sahaja di mana pada hari itu segala hartabenda dan anak pinak tidak memberi apa2 faedah kecuali mereka yang mengadap Allah dlm keadaan hati yang suci dan bersih.
- Setiap amalan yang dilakukan samada baik atau buruk akan dibalas dengan sempurna di akhirat dan setiap orang tidak akan dizalimi sedikitpun samada dikurangkan pahalanya atau ditambah dosanya.
- orang yg berakal waras tidak akan membuang masa walaupun sesaat melainkan semuanya akan dipenuhi dgn amal soleh kerana hanya iman dan amal soleh shj yg dpt menyelamatkan manusia pada hari yang sangat menakutkan iaitu hari akhirat.
112. Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezeki datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (pen-duduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang mereka perbuat.
- wajib bg setiap org berakal mengambil pengajaran drpd contoh yg dibuat oleh Allah dari ayat ini, iaitu jangan balas nikmat2 Allah dgn kekufuran dan maksiat
- semua musibah dan azab yang menimpa manusia disebabkan mereka kufur di atas nikmat-nikmat Allah
- setiap nikmat Allah walaupun kecil wajib disyukurinya, iaitu dgn menggunakan segala nikmat tersebut untuk mentaati Allah dan beribadat kepadaNya
- bersyukur kepada Allah dgn mentaatinya adalah cara terbaik untuk ditambah nikmat. manakala kufur terhadap nikmatNya akan menyebabkan kehilangan nikmat tersebut atau bertambah tetapi sebagai istidraj.
113. Dan sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, karena itu mereka ditimpa azab dan mereka adalah orang yang zalim.
- Nikmat paling besar, kenal Tuhan. Kalau manusia kenal Tuhan, manusia akan dapat dunia & akhirat.
- kekufuran paling besar oleh kaum musyrikin Mekah, telah dtg kepada Musrikin Mekah seorag Rasul, tetapi mereka mendustakannya. Dusta dalam dua bentuk: Percakapan & Perbuatan (ingkar: tolak hadis2 Nabi)
- Rasul kena datang, jangan tunggu orang jemput. sehebat Rasul pun kena dtg, jangan tunggu orang datang kpd kita. Tugas Rasul ialah menyedarkan (Kerja Pendakwah mmg kena datang - itu satu kemuliaan). Nabi mendatangi Mad'u. Nak berdakwah kena pergi, nak cari ilmu pun kena pergi. Menyampaikan ilmu itu satu tugas mulia.
- Lalu azab menimpa mereka. Azab itu yg menyakitkan (mental)
Kita tahu, penyakit datang dan pergi, semuanya tak lepas dari kehendak Allah Swt. Maka dari itu, dekatkanlah diri kita kepada-Nya dengan cara mencintai dan memuji apa yang dicintai oleh-Nya. Nabi Muhammad adalah kekasih Allah. Barangsiapa yang membenci Nabi, maka ia akan dibenci oleh Allah. Dan sebaliknya, orang yang memuji Nabi dan mencintai Nabi, maka akan dicintai pula oleh Allah. Salah satu bentuk rasa cinta kepada Nabi adalah dengan bershalawat. Dengan bershalawat, Nabi akan senang kepada kita. Shalawat juga bisa menjadi wasilah terkabulnya doa kita. Berdoalah kepada Allah semoga Dia mau mengangkat segala penyakit kita.
Dari Sa'id Al-Musayyab, dari Umar bin Khaththab, ia berkata, "Sesungguhnya doa akan terhenti antara langit dan bumi dan tidak bisa naik ke atas, hingga kamu membaca shalawat atas Nabimu Saw.” (HR. Tirmidzi. Predikat hadis ini Hasan) Maka dari itu, doa dan shalawat merupakan dua instrumen yang saling melengkapi. Fungsi shalawat terhadap doa adalah sebagai kendaraan atau wasilah agar hajat tersebut sampai kepada Allah Swt. Wallahu A’lam
2. Terkabulnya Doa Kita
Shalawat ibrahimiyah merupakan shalawat yang dibaca ketika tasyahud akhir dalam shalat. Barangsiapa membaca shalawat tersebut ketika shalat, kemudian ia berdoa, niscaya Allah akan mengabulkan doanya. Wallahu A’lamDari Abu Ali Al Janbi, dari Fadhalah bin Ubaid, ia berkata: Ketika Rasulullah sedang duduk, tiba-tiba seorang lelaki masuk, lalu shalat dan berdo'a, "Ya Allah, ampunilah aku dan kasihanilah aku." Rasulullah kemudian bersabda, "Engkau tergesa-gesa wahai mushali (orang yang sedang shalat). Apabila engkau shalat kemudian duduk, maka pujilah Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya. Bacalah shalawat atasku, lalu berdo'alah!" Selepas itu, seorang lelaki yang lain shalat, memuji Allah, dan membaca shalawat kepada Nabi. Maka Nabi pun bersabda, "Wahai mushalli, berdo'alah (engkau kepada Allah). niscaya (do'amu) akan dikabulkan. " (HR. Tirmidzi dan Abu Daud. Peredikat hadis ini Shahih)
3. Mendapatkan Syafaat oleh Nabi Saw. di hari Kiamat
Barangsiapa membaca shalawat kepada Nabi, kelak di akhirat akan diberikan wasilah baginya berupa kedudukan di surga. Wasilah tersebut berbentuk syafaat yang dapat menuntun kita masuk ke dalam surga.
...ثُمَّ سَلُوا اللَّهَ لِي الْوَسِيلَةَ فَإِنَّهَا مَنْزِلَةٌ فِي الْجَنَّةِ لَا تَنْبَغِي إِلَّا لِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنَا هُوَ فَمَنْ سَأَلَ لِي الْوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفَاعَةُ
“...Kemudian bacalah shalawat kepadaku. Karena barangsiapa membaca shalawat untukku satu kali, maka Allah membalasnya dengan sepuluh shalawat. Lalu mintakanlah kepada Allah Wasilah untukku. Wasilah adalah sebuah kedudukan di surga yang tidak layak kecuali bagi hamba Allah, dan aku berharap agar aku adalah hamba Allah tersebut. Barangsiapa memintakan wasilah kepada Allah untukku, maka dia berhak mendapatkan syafaat” (HR. Imam Muslim)
4. Diangkat Baginya Sepuluh Derajat dan Dihapus Darinya Sepuluh Keburukan
Barangsiapa membaca shalawat untuk Nabi satu kali saja, maka Allah akan memberinya sepuluh rahmat. Dan rahmat itu bisa berupa saja, bisa berupa rezeki, kesehatan, kesuksesan, dan lain sebagainya.
Ali bin Hujr menceritakan kepada kami, Ismail bin Ja'far memberitahukan kepada kami dari Al-Ala’ bin Abdurrahman dari ayahnya, dari Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa membaca shalawat untukku satu kali, maka Allah akan memberinya rahmat sepuluh kali'.” (HR. Imam Muslim dan Abu Daud: 1369, dengan sanad Sahih)
5. Terhindar Dari Penyakit Hati
Barangsiapa membaca shalawat sebanyak 41 kali setiap hari setelah shalawat 5 waktu, niscaya orang tersebut akan terhindar dari penyakit hati yang dapat menimbulkan dosa misalnya seperti sombong, dendam, iri dan ghibah kepada orang lain.
6. Dapat Mendapatkan Jodoh yang Baik
Barangsiapa membaca shalawat sebanyak 100 kali setiap hari dengan istiqomah, niscaya Allah Swt. akan mempertemukannya dengan jodoh yang baik. Dan tentunya harus diimbangi dengan ikhtiar seperti shalat istikharah, wirid, dzikir dan doa. Wallahu A’lam
Itulah beberapa keutamaan shalwat ibrahimiyah. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A’lam