Wednesday, 30 October 2024
Doa Rasulullah saw ketika sedih
Monday, 21 October 2024
Penyesalan orang yang sudah meninggal dunia
Penyesalan orang yang sudah meninggal dunia sering kali berkisar pada hal-hal yang belum sempat mereka lakukan atau sesali selama hidup. Berikut adalah beberapa penyesalan umum yang sering dilaporkan oleh mereka yang berada di akhir hidup atau yang diceritakan oleh orang-orang yang dekat dengan mereka:
Tidak Menghabiskan Waktu dengan Orang Tersayang
Banyak orang menyesal karena tidak cukup meluangkan waktu bersama keluarga dan teman-teman terdekat. Mereka menyadari bahwa karier atau kesibukan lain telah menghalangi hubungan yang sebenarnya lebih penting.Tidak Mengungkapkan Perasaan Mereka
Beberapa menyesal karena tidak cukup berterus terang dalam mengungkapkan perasaan mereka, baik dalam menyampaikan cinta, permintaan maaf, atau menunjukkan rasa penghargaan kepada orang-orang di sekitar mereka.Mengabaikan Kesehatan
Orang yang sakit sering kali menyesali kebiasaan buruk yang merusak kesehatan mereka, seperti merokok, makan tidak sehat, atau tidak cukup berolahraga.Tidak Mengejar Impian atau Hasrat Mereka
Banyak orang merasa menyesal karena terlalu takut atau terlalu sibuk untuk mengejar apa yang mereka cintai atau impikan. Mereka sering terjebak dalam rutinitas atau harapan orang lain dan akhirnya tidak hidup sesuai dengan apa yang mereka inginkan.Terlalu Banyak Bekerja
Ada juga yang menyesali betapa mereka terlalu fokus pada pekerjaan dan karier hingga mengorbankan waktu untuk keluarga, kebahagiaan pribadi, atau waktu untuk diri sendiri.Tidak Meminta Maaf atau Memaafkan
Ada penyesalan karena hubungan yang tidak diperbaiki atau kesempatan untuk berdamai yang tidak diambil. Konflik atau kesalahpahaman yang tidak diselesaikan sering menjadi beban pikiran.Tidak Menikmati Hidup Sepenuhnya
Orang menyesal karena terlalu khawatir tentang hal-hal kecil atau masa depan, sehingga lupa menikmati momen-momen kecil dan indah dalam hidup.
Penyesalan ini mengajarkan kita untuk menghargai waktu yang kita miliki sekarang dan berusaha untuk hidup dengan penuh kesadaran serta lebih dekat dengan orang-orang yang kita cintai.
Apa yang perlu saya lakukan sewaktu hidup agar saya tidak menyesal nanti?
Agar hidup tanpa penyesalan, penting untuk menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran dan kebijaksanaan. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil:
Fokus pada Hubungan yang Bermakna
Luangkan waktu untuk orang-orang yang Anda cintai, seperti keluarga dan teman-teman. Jalin hubungan yang berkualitas dan penuh kasih sayang. Jangan ragu untuk menunjukkan rasa sayang dan menghargai mereka secara terbuka.Jalani Hidup Sesuai dengan Nilai dan Impian Anda
Jangan hidup hanya untuk memenuhi ekspektasi orang lain. Kenali apa yang benar-benar penting bagi Anda dan kejar impian serta tujuan pribadi yang bermakna. Berani mengambil risiko untuk hal-hal yang Anda cintai.Jaga Kesehatan Fisik dan Mental
Mengutamakan kesehatan adalah investasi untuk masa depan. Berolahraga secara rutin, makan makanan bergizi, tidur yang cukup, dan menjaga kesehatan mental adalah hal penting untuk memastikan Anda memiliki kualitas hidup yang baik.Hargai Momen Kecil dan Nikmati Saat Ini
Sering kali kita terlalu sibuk dengan rencana masa depan atau terbebani oleh masa lalu. Latih diri untuk menikmati momen-momen kecil sehari-hari, bersyukur, dan sadar akan keindahan yang ada di sekitar.Lepaskan Dendam dan Praktekkan Memaafkan
Menyimpan dendam atau kebencian hanya akan membebani hidup. Belajarlah untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain. Meminta maaf ketika diperlukan juga merupakan tanda keberanian dan kebesaran hati.Kelola Waktu dengan Bijak
Pastikan Anda menyeimbangkan pekerjaan dan waktu pribadi. Bekerja keras penting, tetapi jangan sampai mengabaikan waktu untuk diri sendiri, keluarga, dan hobi yang membuat Anda bahagia.Bersikap Terbuka dan Jujur dengan Perasaan
Jangan menunda untuk menyampaikan perasaan Anda, entah itu kasih sayang, terima kasih, atau permintaan maaf. Berkomunikasi dengan jujur dan tulus membuat Anda lebih dekat dengan orang lain dan menghindari penyesalan di kemudian hari.Selalu Belajar dan Tumbuh
Jangan berhenti belajar dan berkembang. Cobalah hal-hal baru, perbaiki diri, dan selalu terbuka untuk bertumbuh, baik dalam hal pengetahuan, keterampilan, maupun dalam cara Anda melihat kehidupan.Berbuat Baik dan Memberi Kontribusi Positif
Berbuat baik kepada orang lain dan berkontribusi untuk komunitas atau lingkungan dapat memberikan makna dan kepuasan batin. Memberi tanpa pamrih juga sering kali memberikan kebahagiaan yang mendalam.Kenali Diri Sendiri dan Praktekkan Kesadaran Diri (Mindfulness)
Lakukan refleksi diri secara berkala untuk memahami siapa Anda dan apa yang sebenarnya Anda inginkan dalam hidup. Latihan mindfulness atau meditasi dapat membantu Anda menjadi lebih sadar dan hidup dengan lebih autentik.
Dengan menjalani hidup dengan cara ini, Anda dapat meminimalisir penyesalan dan menjalani hidup yang penuh makna dan kepuasan.
Wednesday, 9 October 2024
Doa sebelum tidur
Allah bersamaku..
Allah melihatku..
Allah menyaksikanku..
Kemudian baca Al-Fatihah
Namanya Sahl bin ‘Abdullah rahimahullah. Nantinya kita akan mendapatinya sebagai seorang tokoh yang terkenal dengan kebijakan dan ia termasuk orang yang shalih.
Ketika itu umurnya masih tiga tahun. Ia terbangun, saat malam telah merangkak naik. Dan ia melihat pamannya (Muhammad bin Siwar rahimahullah) sedang melaksanakan shalat.
Pada suatu hari, Muhammad bin Siwar bertanya kepada keponakannya tersebut, “Apakah kamu mengingat Allah yang telah menciptakanmu?”
Sahl bin ‘Abdullah menjawab, “Bagaimana cara untuk mengingat Allah paman?”
Muhammad bin Siwar menjawab, “Katakanlah di dalam hatimu di saat kamu berbaring di tempat tidurmu tiga kali tanpa menggerakkan lisanmu: ‘Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikanku.'”
~
Kemudian Sahl bin ‘Abdullah mengucapkan kalimat itu selama beberapa malam, lalu ia menceritakannya kepada pamannya.
Lalu Muhammad bin Siwar berkata, “Ucapkanlah kalimat tersebut setiap malam tujuh kali.”
Kemudian Sahl mempraktekkannya, lalu menceritakannya lagi kepada pamannya.
Muhammad bin Siwar berkata lagi, “Ucapkanlah kalimat tersebut setiap malam sebanyak sebelas kali.”
Kemudian Sahl bin ‘Abdullah mengatakan kepada pamannya bahwa ia telah merasakan suatu kelezatan.
Setelah setahun lamanya, Muhammad bin Siwar berkata kepadanya, “Jagalah apa yang telah aku ajarkan kepadamu dan lakukanlah hingga kamu meninggal, niscaya akan bermanfaat bagimu di dunia dan di akhirat.”
Maka kalimat yang diajarkan oleh pamannya senantiasa ia lazimi hingga bertahun-tahun, dan ia selalu mendapatkan kelezatan di dalam dirinya.
Pada suatu hari, pamannya berkata kepadanya, “Wahai Sahl, barang siapa yang Allah bersamanya, merasa diawasi oleh-Nya, merasa disaksikan-Nya, apakah ia akan bermaksiat kepada-Nya? Maka jauhilah olehmu perbuatan maksiat.”
~
Demikianlah, tulisan ini dibagikan untuk menambah wawasan. Bahwa sebenarnya kita tidak kemana-mana. Kita hanya (dan selalu) berada di hadapan Allah semata. Dimana pun kita berada, dengan siapapun kita bersama, dengan perbuatan apapun yang kita lakukan. Sadar tidak sadar kita sedang dilihati Allah. Yang tidak pernah tertidur dan juga tidak lengah.
Kisah Sahl bin ‘Abdullah rahimahullah dan pamannya memberikan pelajaran bagi kita, meski masih kanak-kanak, kita diajarkan untuk memberikan teladan; mengajari; menanamkan dalam diri tentang makna keimanan, muraqabah, serta akhlak yang mulia pada mereka. Mata dan telinga seorang anak selalu terikat dengan apa yang dilihat dan didengarkannya.
http://kuttab-rumahquran.com/index.php/2019/11/10/mendulang-faidah-dari-masa-kecil-para-ulama-sahl-at-tustari-1/
https://setapaklangkah.wordpress.com/2014/08/22/nasihat-menjelang-tidur-allah-bersamaku-allah-melihatku-allah-menyaksikanku/
Secebis Pesanan untuk Anak-Anak Ibu
Buat anak-anak yang Ibu dikasihi, Abg Faaz Mikael, Kak Leen Humaira & Hana Sofea… Tidaklah Ibu melahirkanmu dengan niat untuk menjadik...
-
Choosing the best country for Muslims to migrate depends on various factors, including personal preferences, career opportunities, cultural ...
-
Buat anak-anak yang Ibu dikasihi, Abg Faaz Mikael, Kak Leen Humaira & Hana Sofea… Tidaklah Ibu melahirkanmu dengan niat untuk menjadik...
-
3 Sunnah bersama Isteri yg ramai org Tak pandang serius sedangkan inilah akan mnjadi asbab makin semaraknya lagi kasih sayang dan kebhgiaan ...