Saturday, 17 February 2018

Redha

Tazkirah Saturday
01 Jamadil Akhir 1439hijrah
17 Februari 2018

REDHA SEORANG FAQIR KEPADA ALLAH

Ja'far Ibn Sulaiman Ad-dhibi' bertanya pada Rabiatul Adawiyah, "Bilakah seorang hamba dikatakan redha kepada Allah?"

Rabiatul Adawiyah menjawab, "Ketika kebahagiaannya saat ditimpa musibah sama dengan kebahagiaannya saat diberi nikmat."

Sebagaimana Al-Fudhayl mengatakan, "Jika diberi atau tidak diberi nikmat oleh Allah sama saja baginya, maka itu bererti dia redha pada Allah SWT."

Ahmad Ibn Abi Al-Hawari juga menuturkan "Sesungguhnya Allah Maha Agung dan Maha Mulia dengan kemurahan-Nya. Dia telah redha kepada hamba-hamba-Nya, sebagaimana mereka redha kepada tuan-tuan mereka." Aku bertanya, "Maksudnya apa?" Ia menjawab, "Bukankah setiap hamba sahaya menginginkan agar tuannya redha padanya?"
Maka aku menjawab," Ya"
Dia berkata, "Sesungguhnya Allah menginginkan agar semua hamba-hamba-Nya redha kepada-Nya."

Sahl menjelaskan, "Tingkat keyakinan seorang hamba sesuai dengan tingkat keredhaannya. Tingkat keredhaannya sendiri sesuai dengan tingkat kehidupannya untuk selalu bersama Allah SWT."

Rasulullah SAW bersabda, "Dengan kebijaksanaan dan keagungan-Nya, Allah Azza wa Jalla menjadikan kelapangan dan kebahagiaan dalam redha dan keyakinan. Dia juga menjadikan kesusahan dan kesedihan dalam ketidak redhaan."
- (H.R. At-Thabrani).

Sumber:Syarah oleh Tn. Guru Hj Ir. Alias Hashim Zawiyah Syattariyyah

Semoga bersama beroleh manfaat

Selamat beramal dan beristiqomah

Akhukum Fillah,
Alfaqir Abu Musoddiq

No comments:

Post a Comment

Secebis Pesanan untuk Anak-Anak Ibu

Buat anak-anak yang Ibu dikasihi, Abg Faaz Mikael⁩, Kak Leen Humaira⁩ & Hana Sofea… Tidaklah Ibu melahirkanmu dengan niat untuk menjadik...